Home > Islam > MUKJIZAT AL-QUR’AN SEBAGAI OBAT PENYAKIT KEJIWAAN

MUKJIZAT AL-QUR’AN SEBAGAI OBAT PENYAKIT KEJIWAAN

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

الَّذِينَ آمَنُواْوَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِاللّهِ أَلاَبِذِكْرِاللّه ِتَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (28)

” (Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.”(QS. Ar-Ra’d: 28)

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا (4)

” Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”(QS. Al-Fath: 4)

… وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ …(3)

” …Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. …”(QS. Ath-Thalaq: 2-3)

Dr. Karl Young, seorang dokter ternama di bidang kejiwaan berkata:“Sesungguhnya setiap orang sakit yang meminta saran kepadaku sejak 30 tahun lalu, yang berasal dari seluruh pelosok dunia, rata-rata penyebab sakit mereka adalah karena lemahnya keimanan dan goyahnya keyakinan. Mereka tidak akan pernah sembuh, kecuali setelah berusaha mengoptimalkan kembali keimanan mereka yang telah hilang tersebut.” (Dr. Karl Young, Manusia modern mencari jati dirinya)

Lebih mengherankan lagi, para dokter ataupun peneliti tersebut telah sampai pada kesimpulan bahwa tidak ada obat bagi penyakit ini (kegelisahan), selain iman kepada Allah Yang Mahakuasa. William James seorang professor ilmu jiwa di Universitas Harvard Amerika, mengatakan bahwa obat yang paling mujarab bagi penyakit gelisah tidak diragukan lagi adalah keimanan.

Dr. Farrel juga mengatakan bahwa seorang yang beragama dengan sebenarnya sama sekali tidak pernah mengeluhkan masalah penyakit kejiwaan (mentalitas). Kemudian Deil Carneghi menetapkan bahwa para dikre kejiwaan mengetahui betul keimanan yang kuat dan berpegang teguh pada ajaran agama merupakan dua kartu garansi untuk dapat mengusir kegelisahan dan stress, seklaigus menyembuhkannya>

Akan tetapi, adakah di sana keimanan yang lebih kuat dari apa yang diserukan (didakwahkan) oleh Islam melalui ayat-ayat al-Qur’anul Karim seperti yang kita saksikan? Atau, tidakkah misi Islam kepada keimanan mutlak terhadap Allah sebagai suatu keimanan yang paripurna dan mantap mampu menjaga seseorang dari kegelisahan, sekaligus sebagai obat baginya dari segala penyekit kejiwaan dan kebanyakan penyakit fisik lainnya?

Sesungguhnya apa yang ditetapkan oleh para pakar kejiwaan mengenai urgensi iman kepada Allah beserta Qadha dan Qadar-Nya (taqdir) sebagai obat untuk bermacam-macam penyakit kejiwaan dan stress, seperti apa yang terdahulu telah ditetapkan oleh al-Qur’an al-Karim dalam kebanyakan ayat-ayatnya. Cukuplah semua itu sebagai mukjizat ilmiah dalam firman Dzat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Melihat.

(Sumber:الإعجاز العلمي في الإسلام والقرآن الكريم oleh Muhammad Kamil ‘Abdush Shomad, edisi Indonesia penerbit Akbar hal.317-318 dengan sedikit perubahan. Diposting oleh Abu Yusuf Sujono)

http://www.alsofwah.or.id/cetakmujizat.php?id=186

About these ads
Categories: Islam
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: