Posted in Islam

Keutamaan dan Rahasia Ayat Kursi

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد

اَللهُ لاَ اِلَهَ إِلاَّ هُوَ (1). اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ(2). لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ(3). لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي اْلاَرْضِ(4). مَنْ ذَاالَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ(5). يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ  وَمَا خَلْفَهُمْ(6). وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْئٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَاشَآءَ(7). وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ(9). وَلاَيَؤُدُهُ حِفْظُهُمَا. وَهُوَ اْلعَلِيُّ الْعَظِيْمُ(10).

Allâhu lâilâha illâ Huwa. Al-Hayyul Qayyûm. Lâ ta’khudzuhu sinatuw wa lâ naum. Lahû mâ fis samâwâti wa mâ fil ardhi. Man dzal ladzî yasyfa‘u ‘indahu illâ biidznih. Ya‘lamu mâ bayna aydîhim. Wa mâ khalfahum wa lâ yuhîthûna bisyay-in(m) min ‘ilmihi illâ bimâsyâ’. Wasi‘a kursiyyuhus samâwâti wal ardhi. Wa lâ yu’duhû hifzhuhumâ. Wa Huwal ‘Aliyyul ‘Azhîm.

Secara lahiriyah ayat Kursi memiliki makna:

Pertama: menjelaskan nama zat Allah swt.

Kedua: menjelaskan nama-nama zat dan perbuatan Allah swt.

Ketiga: menjelaskan kekayaan Allah yang meliputi langit dan bumi.

Keempat: menjelaskan pertolongan Allah dan orang-orang yang diizinkan untuk

memberi syafaat dan pertolongan.

Kelima: menjelaskan ilmu Allah tentang hal-hal yang nampak dan yang rahasia.

Keenam: menjelaskan kekuasaan Allah yang meliputi langit dan bumi.

Ketujuh: menjelaskan bahwa Allah tidak berat memelihara langit dan bumi; kemudian ayat ini menjelaskan dua nama Allah yang sifatnya perbuatan.

Dari makna lahiriyahnya saja kita dapat memahami betapa luar biasa kandungan makna ayat kursi.

Apalagi makna dari sisi batiniyahnya, tentu ayat Kursi memiliki keistimewaan yang luar biasa. Sebagian Ulama irfani (sufi besar) dari kalangan mazhab Ahlul bait (sa) mengungkapkan sebagian rahasia kandungan batiniah ayat Kursi. Yakni dari sisi yang jika kita membacanya dan berhenti di selah-selah bacaan dalam sepuluh waqaf.

Jika kita membaca ayat Kursi dengan mengikuti kaidah: Menghitung dengan jari-jemari kita, dimulai dengan menggenggam kelingking kanan dan diakhiri di ibu jari kiri, insya Allah kita akan memperoleh keistimewaan tertentu, antara lain:

Pertama: Jika setelah membaca ayat Kursi kemudian diikuti doa, doanya diijabah.

Kedua: Jika kita memiliki hajat yang baik dan penting, kemudian membaca ayat Kursi dan menyebutkan hajat tersebut dalam lisan dan hati  di antara dua ‘ayn (yasyfa‘u … ‘indahu), insya Allah akan diijabah oleh-Nya.

Ketiga: Jika kita khawatir terhadap sesuatu yang tidak diinginkan, lalu membaca ayat Kursi dan menyebutkan sesuatu yang ditakutkan itu di antara dua Mim (Ya‘lamu … mâ bayna), insya Allah akan diselamatkan oleh Allah swt.

Keempat: Jika kita memiliki hajat yang penting, kemudian membaca ayat kursi. Setelah selesai pada waqaf yang kesepuluh, membaca surat Alam Nasyrah (3 kali), surat Al-Ikhlas dan shalawat kepada Nabi dan keluarganya (3 kali), kemudian menghadapkan wajah kita ke langit (ke atas) dan menyampaikan hajat kita,  lalu membaca surat Al-Fatihah (10 kali) dan setiap kali selesai membacanya membuka jari-jemari kita yang tadinya menggenggam, dimulai dari ibu jari kiri dan diakhiri dengan kelingking kanan yang tadinya sebagai permulaan menghitung, kemudian sampaikan hajat kita dengan mengangkat tangan, merintih dan mengadu kepada Allah swt, insya Allah hajat kita diperkenankan. Dalam sebagian kitab disebutkan amalan ini harus dilakukan selama 40 hari.

Kelima: Diriwayatkan dari Amirul mukminin Ali bin Abi Thalib (sa): jika kamu memiliki hajat yang sulit dicapainya, hendaknya kamu mandi dengan niat untuk mencapai hajat tersebut, kemudian membaca ayat Kursi dengan cara berhenti pada sepuluh waqaf, kemudian sampaikan hajat itu ketika sampai di antara dua ‘Ayn (Yasyfa‘u … ‘indahu), insya Allah hajat Anda dikabulkan, sebagaimana juga doa yang diijabah jika dibaca diantara dua ‘Ayn tersebut. Dalam riwayat yang lain beliau mengatakan:  ayat tersebut dibaca sebanyak (21) kali, selama 7 hari, ketika terbit fajar, menghadap ke kiblat,  sebelum berbicara dengan siapapun.

Keenam: Sebagian ulama besar mengatakan, jika ayat Kursi dibaca sebanyak jumlah nama-nama Allah, maka akan dibukakan baginya pintu-pintu futuhat (kemenangan dan pertolongan), dan ia akan menjadi orang yang bahagia dan terjauhkan dari kefakiran.

Ketujuh: Jika Ayat Kursi dibaca dengan tujuan mahabbah syar‘iyah (bercinta yang dibolehkan oleh syariat), sebanyak jumlah hitungan nama yang menginginkan dan yang diinginkan, ini memiliki pengaruh yang menakjubkan dan luar biasa.

Kedelapan: Jika kita memiliki hajat dalam urusan yang sangat penting dan ingin segera tercapai, hendaknya Anda berkhalwat di suatu tempat yang tidak dilihat oleh siapapun, dan membuat garis lingkaran di sekitar Anda, kemudian duduk menghadap kiblat dengan tawadhu’ dan khusu’, membaca ayat kursi sebanyak (70 kali) insya Allah hajat Anda segera dikabulkan oleh Allah swt.  (Disarikan dari Mujarrabat Imamiyah).

Wassalam

Syamsuri Rifai

http://syamsuri149.wordpress.com
http://shalatdoa.blogspot.com

 

Author:

Teman yang baik, teman yang memaksa anda untuk terus berkembang...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s